Tampilkan postingan dengan label blankon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blankon. Tampilkan semua postingan

Blankon Sajadah 8 Rote Dirilis

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini saya hanya sekedar memberikan info yang mungkin Anda sudah tahu duluan. Blankon Sajadah 8 Rote telah dirilis.

Bagi yang belum tahu apa itu Blankon Sajadah, situs resminya menjelaskan,

BlankOn Sajadah adalah salah satu racikan (varian) BlankOn Linux yang memuat berbagai perangkat lunak Islami. Paket-paket yang disertakan antara lain pengingat waktu sholat, arah kiblat, Al Qur'an dan terjemah, tartil Qur'an, pembaca hadist dan Kalender Hijriyah dan Kalkulator Zakat. BlankOn Sajadah sudah mengeluarkan 3 versi rilis yaitu BlankOn Sajadah 6.0 yang berbasis Ombilin pada tahun 2010 / 1431H, BlankOn Sajadah 7.0 yang berbasis BlankOn 7.0 Pattimura pada tahun 2011 / 1432H, dan yang terbaru BlankOn Sajadah 8.0 yang berbasis BlankOn 8.0 Rote pada 16 Oktober 2012 / 1433 H.

Jadi buat umat Muslim Indonesia (dan dunia!) dan para pemerhati Islam (atau apalah), ini merupakan kabar baik. Anda bisa mendapatkan aplikasi-aplikasi Keislaman dalam satu paket. Semuanya gratis dan yang pasti insya Allah HALAL.

Memperkecil Tampilan Blankon 8 Rote

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sebelumnya saya mohon maaf karena jarang update. Alasan saya masih tetap sama seperti yang dulu: sibuk. (Ciyus? Miyapah?) Eh kok jadi ikut-ikutan alay. Ye... ye... ye... ha ha ha ha... (waduh jadi alay beneran nih. Tolong.....

Kamu sudah install Blankon 8 Rote belum? Kalo belum coba kamu install dan bandingkan performanya dengan sistem operasi Jendela (you know what lah...).

Dari sekian banyak disro Linux yang pernah saya coba, saya sangat terkesan dengan Blankon 8 Rote. Yang lebih membanggakan lagi, distro Linux yang satu ini buatan anak negeri sendiri lho. Memang sih Blankon 8 Rote ini nggak seterkenal distro lainnya, tetapi soal performa sangat bisa diadu dengan distro yang paling terkenal di dunia: Linux Mint. Secara sebelum saya pakai Blankon 8 Rote, saya sudah lama juga pakai Linux Mint.

Aduh kok jadi melenceng dari judul? Yuk kita kembali yuk... Sekarang kita serius ya. Kita akan membahas sesuai judul posting ini. (Lha berarti dari tadi kita nggak serius?)

Menambahkan Repository Ubuntu ke Blankon 8 Rote

Di repository (lumbung) Blankon 8 Rote banyak kita jumpai macam-macam aplikasi. Akan tetapi kita tidak bisa mengikuti perkembangan update beberapa aplikasi.

Misalnya saja, versi Mozilla Firefox yang ada di Blankon 8 Rote masih versi 14, padahal repository Ubuntu sudah memuat versi 15.

Karena alasan itulah muncul ide saya menambahkan repository Ubuntu ke repository Blankon 8 Rote. Dan ternyata bisa!

Perhatian! Tutorial ini memerlukan koneksi Internet ya...

Menjalankan Kalkulator dengan Synapse

Masih ingat kan dengan Synapse, sebuah application launcher yang sangat bermanfaat di Linux. Jika kamu pernah menggunakan MAC OS, kamu pasti tahu yang namanya Finder. Nah, Synapse ini sama fungsinya dengan Finder.

Jika di Finder kamu bisa melakukan perhitungan sederhana (kali, bagi, tambah, kurang), di Synapse juga bisa lho! Caranya juga sama.

Alamat Repository Blankon 8 Rote Berubah (Lagi)

BAGIAN INI DISENSOR KARENA SUATU ALASAN. Saya pakai Keryx untuk download aplikasi, nggak bisa. Saya terpaksa install menggunakan sudo apt-get install dengan koneksi Internet yang super lambat (pada waktu itu), tetap juga nggap bisa.

Selidik punya selidik, saya periksa isi /etc/apt/sources.list dan ternyata, alamat repository sudah tidak berlaku lagi! Saya buka di situs resmi Blankon 8 Rote, eh nggak ada pemberitahuan babar blas (pada waktu itu).

Maka saya pun iseng-iseng membuka arsip.blankonlinux.or.id dan jreng... Ternyata alamat repositorynya pindah ke sini!!!

Pantas saja!!!

Tapi sudahlah. Anggap saja posting ini sebagai pemberitahuan tidak resmi (unofficial announcement, bahasa Jawa dialek pasarnya begitu) bahwa alamat repository Blankon 8 Rote sudah berubah (lagi).

Install Gnome Panel di Blankon 8 Rote

Manokwari adalah panel menu untuk Linux Desktop karya anak Indonesia. Inilah yang menjadi ciri khas dari Blankon 8 Rote. Manokwari sendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari panel yang sudah ada, Blankon Panel.

Untuk saat ini, menurut saya masih banyak yang harus dibenahi dari Manokwari. Manokwari memang bagus, elegan, ringan sekali. Tapi bagi yang suka otak-atik tampilan, akan sedikit menjadi masalah sebab Manokwari tidak bisa dikostumisasi.

Manokwari di Blankon 8 Rote

Saya kesulitan menggunakan beberapa tombol keyboard untuk menjadi shortcut suatu aplikasi. Oleh karena itu, dalam perkerjaan sehari-hari saya masih lmenggunakan panel yang sudah lama saya gunakan dan menjadi ciri khas Ubuntu bertahun-tahun, yakni Gnome Panel Classic.

Meski demikian saya sangat berharap ke depannya Manokwari bisa berkembang lebih lanjut.

Tutorial kali ini akan membahas bagaimana install Gnome Panel di Blankon 8 Rote.

Jika kamu masih belum tahu apa itu Gnome Panel, kamu bisa membandingkannya dengan "Start Menu" Windows yang ada di pojok kiri bawah. Di Windows, "Start Menu" menyatu dengan kernel (CMIIW). Sedangkan di Linux, semuanya adalah aplikasi mandiri termasuk desktop itu sendiri. Jadi kita punya kesempatan untuk "membuat" Start Menu (panel) sesuai dengan selera kita. Dalam hal ini Manokwari salah satunya.

Install Aplikasi dengan Keryx

Saya sudah jelaskan di tutorial sebelumnya bahwa install aplikasi dapat dilakukan dengan mudah di Blankon 8 Rote melalui apt-get yang memerlukan koneksi Internet. Bagaimana jika kita nggak punya koneksi Internet yang baik? Atau nggak punya koneksi Internet sama sekali dan hanya mengandalkan warnet?

Jawabannya adalah menggunakan Keryx.

Cara Install Aplikasi di Blankon 8 Rote

Aplikasi yang tersedia di Blankon 8 Rote sebenarnya sudah cukup lengkap untuk semua kebutuhan dasar kamu, misalnya pengetikan naskah, tabel, presentasi, koneksi Internet, desain grafis, sampai manajemen finansial!

Meski demikian, bukan berarti kita tidak bisa mencoba aplikasi lain selain yang sudah terinstall secara default.

Blankon 8 Rote Telah Dirilis

Akhirnya, sistem operasi bikinan anak negeri Indonesia telah resmi dirilis, Blankon 8 Rote. Tepat tanggal 17 Agustus 2012, di hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-67 (satu tahun setelah versi sebelumnya, Blankon 7 Pattimura, dirilis).

Blankon 8 Rote diturunkan dari Debian Sid. Ini merupakan sesuatu yang spesial sebab tidak seperti versi Blankon sebelumnya yang diturunkan dari Ubuntu. Ini sebenarnya mudah ditebak. Saya sendiri sebagai pengguna Ubuntu merasa aneh dengan tampilan baru Ubuntu lebih terkesan membingungkan. Lagipula, Ubuntu harus dikostumisasi di sana sini dulu sebelum bisa "dinikmati".

Dengan berubahnya basis Blankon dari Ubuntu ke Debian, saya sebagai anak Indonesia sangat mengharapkan Blankon Rote 8 ini menjadi sistem operasi yang bisa dibanggakan di kancah internasional karena Blankon tidak lagi hasil remaster Ubuntu, tapi SETARA dengan Ubuntu sebab Ubuntu sendiri juga diturunkan dari Debian.